Singkat namun intens, rangkaian babak penyisihan regional Timur (Eastern Championships) kejuaraan barista Indonesia Coffee Events (ICE) 2017 yang terangkum selama 2-4 Desember 2016 di Sanur, Bali kemarin meloloskan 12 barista lintas pulau untuk bertanding di tahap final ICE 2017. Selain dari juara utama di keempat cabang kompetisi (IBC, ILAC, IBrC, & ICTC), sistem kejuaraan ICE 2017 tahun ini memungkinkan para peraih juara II & III untuk kembali mengadu nasib di babak 24 besar penyisihan final.

Meski sama-sama lolos ke final, para peraih juara I di babak penyisihan regional Timur ini memperoleh kemewahan untuk loncat satu babak dan langsung masuk ke jajaran 12 besar nasional di babak semifinal.

Berikut 4 barista yang berhasil mengamankan tempat di babak semifinal nasional ICE 2017:

1) Jimmy Halim untuk Indonesia Barista Championship (IBC)

Barista asal Common Grounds Surabaya ini bukanlah wajah baru di ajang kompetisi barista nasional. Meraih juara II di ajang IBC 2016, Jimmy mengaku berfokus menyempurnakan presentasinya untuk ajang tahun ini. Sepanjang dua kali penyisihan di babak Eastern Championships kemarin, Jimmy maju dengan biji kopi Kiriani Theresia AA yang memukaunya dengan karakter ‘floral’.

“Ini Kenya yang beda. Kamu tidak akan bisa menemukan aroma dan rasa Kenya ini di Kenya lainnya,” jelas Jimmy. “(Rasa) floral, padahal diprosesnya washed. Sangat menarik, kan.”

Alhasil, Jimmy mengejar rasa buah-buahan seperti ‘peach’, ‘nanas’, dan ‘teh hitam’ untuk cita rasa espressonya. Sementara, untuk cappuccino-nya, Jimmy menonjolkan rasa ‘blackcurrant’ dan ‘teh hitam’. Keduanya berangkat dari biji Kenya yang sama. Tekniknya? Tentu hanya Jimmy yang tahu.

ibc-jimmy-halim-eastern-championship-regional-timur-common-grounds-surabaya-ice-2017-1

2) Michail Seno untuk Indonesia Brewers Championship (IBrC)

Sehari-harinya berlaga sebagai barista di kafe Eleven Elephants Bali, Michail mengaku meretas rasa dari Juara World Barista Championship 2015 untuk kopinya di kompetisi kali ini. Di babak penyisihan ‘Presentation’ maupun final, Michail konsisten menggunakan dua metode seduh sekaligus. Kopi campuran (blend) dari dua jenis kopi Ethiopia andalannya terlebih dulu ia seduh dengan metode immersed ala french press, sebelum akhirnya diproses dengan metode filter ala alat seduh V60. Dalam presentasinya Michail menjelaskan, metode benam (immersed) yang ia terapkan lewat alat seduh french press bertujuan untuk mengeluarkan rasa. Sedangkan, metode filrasi dengan alat seduh V60 ia gunakan untuk memperbaiki sensasi tekstur cairan kopi di mulut (mouthfeel).

Michail tidak ragu menyeduh di suhu relatif tinggi, yakni 96 derajat. Kopi yang ia bawa, menurutnya, terhitung sangat ‘padat’.

“Beda beans, beda solubility (daya larut–red). Jadi kita harus cari yang terbaik,” papar Michail. “Misal, dia terlalu tipis, kita bisa bikin immersed. Misal terlalu tebel, kita bisa bikin drip. Jadi yang penting adalah membuat kopi itu menjadi balanced (seimbang–red).”

ibrc-michail-seno-eastern-championship-regional-timur-11-elephants-ice-2017-2

ibrc-michail-seno-eastern-championship-regional-timur-11-elephants-ice-2017-1

3) Restu Sadam Hasan untuk Indonesia Latte Art Championship (ILAC)

Veteran ILAC, Restu, menempati posisi ketiga pada ajang ILAC 2015 dan kedua pada ILAC 2016. Di ajang penyisihan ILAC tahun ini, Restu mengusung motif ‘Bunny Si Kelinci’ untuk cangkir teknik ‘free pour’. Sementara, untuk cangkir ‘designer’s latte’, Restu mengkombinasikan teknik etching (gores–red), free pour (tuang bebas–red), dan colouring (pewarnaan–red) untuk melukis ‘Hungry King Frog’.

Seniman latte asal kedai Hungry Bird Coffee Roaster Canggu, Bali, ini mengaku akan mempersiapkan motif latte art yang berbeda untuk babak final ICE 2017.

ilac-restu-sadam-hasan-latte-art-eastern-championship-regional-timur-ice-2017-5

ilac-restu-sadam-hasan-latte-art-eastern-championship-regional-timur-ice-2017-3

ilac-restu-sadam-hasan-latte-art-eastern-championship-regional-timur-ice-2017-4

ilac-restu-sadam-hasan-latte-art-eastern-championship-regional-timur-ice-2017-2

 4) Arif Widodo untuk Indonesia Cup Tasters Championship (ICTC)

Baik di babak penyisihan maupun final, skor Arif Widodo melesat jauh dibandingkan para peserta lainnya. Selain menebak rasa 7 cangkir dengan tepat dari total 8 cangkir yang ada di penyisihan, Arif juga mengungguli para pesaingnya jauh dari segi catatan waktu. Di babak final, Arif betul meraih skor 6 dari 8 cangkir.

ICE 2017 merupakan panggung kompetisi nasional pertama bagi Arif. Di sela-sela rutinitasnya sebagai barista di Monopole Coffee Lab Surabaya, Arif melatih lidahnya dengan simulasi intensif selama 15 hari sebelum turun kompetisi ICTC. Meski menorehkan catatan skor dan waktu yang gemilang, Arif mengaku belum puas sampai mendapatkan nilai sempurna.

161202-ictc-finalis-arif-widodo-1

Sementara itu, 8 barista yang menjadi perwakilan regional Timur untuk ajang penyisihan 24 besar nasional antara lain:

  • Indonesia Barista Championship (IBC)
    Arief Rachman dari Common Grounds Surabaya, Jawa Timur
    Yanuar Arlif dari Venscoffee Malang, Jawa Timur
  • Indonesia Brewers Cup (IBrC)
    Andi Fachri, maju independen
    Shayla Philipa dari Hungry Bird Coffee Roaster Canggu, Bali
  • Indonesia Latte Art Championship (ILAC)
    Gede Suardiawan dari SISTERFIELDS Seminyak, Bali
    Toni Waringgi dari Common Grounds Surabaya, Jawa Timur
  • Indonesia Cup Tasters Championship (ICTC)
    Ivan Emil Kurniawan dari Sensa Koffie Kuta, Bali
    Edward Lazaar dari Anomali Coffee Ubud, Bali
ibc-arief-rachman-eastern-championship-regional-timur-common-grounds-surabaya-ice-2017-1

Arief Rachman, Juara II ajang IBC di ICE 2017 Eastern Championships.

ibc-yanuar-arlif-venscoffee-malang-eastern-championship-regional-timur-ice-2017-1

Yanuar Arlif, Juara III ajang IBC di ICE 2017 Eastern Championships.

ibrc-andi-fachri-independen-eastern-championship-regional-timur-ice-2017-1

Andi Fachri, Juara II ajang IBrC di ICE 2017 Eastern Championships.

ibrc-shayla-philipa-hungry-bird-coffee-roaster-eastern-championship-regional-timur-ice-2017-2

Shayla Philipa, Juara III ajang IBrC di ICE 2017 Eastern Championships.

ilac-gede-suardiawan-sisterfields-bali-latte-art-eastern-championship-regional-timur-ice-2017-1-2

Gede Suardiawan, Juara II ajang ILAC di ICE 2017 Eastern Championships.

ilac-tony-waringgi-eastern-championship-regional-timur-common-grounds-surabaya-ice-2017-1

Tony Waringgi, Juara III ajang ILAC di ICE 2017 Eastern Championships.

ictc-ivan-emil-kurniawan-sensa-koffie-bali-eastern-championship-regional-timur-ice-2017-1

Ivan Emil Kurniawan, Juara II ajang ICTC Eastern Championships di ICE 2017.

161202-ictc-finalis-edward-lazaar-2

Edward Lazaar, Juara III ajang ICTC Eastern Championships di ICE 2017.

Untuk masing-masing cabang kompetisi, rangkaian kompetisi babak final nasional di April 2017  nanti terdiri dari: 24 besar untuk babak penyisihan, 12 besar untuk babak semifinal, dan 6 besar untuk babak final besar. Usai terisi 2 wakil dari Timur dan 2 wakil dari Barat, 20 peserta lain untuk ajang 24 besar nasional akan diseleksi berdasarkan tabulasi nilai saat mereka berlaga di ajang seleksi Barat maupun Timur.

Menurut laman resmi Indonesia Coffee Events 2017, Western Championships atau babak penyisihan regional Barat akan diadakan pada Januari 2017. Sementara itu, rangkaian babak final nasional akan terselenggara pada April 2017.

Nantinya, para juara utama di babak final besar April 2017 akan menjadi perwakilan Indonesia untuk bertanding di kompetisi tingkat dunia. Memberlakukan sistem seleksi juri dan peserta yang lebih ketat, Barista Guild Indonesia selaku penyelenggara ICE 2017 berharap barista perwakilan Indonesia tahun ini dapat menorehkan prestasi 10 besar di tingkat dunia untuk World Coffee Events (WCE) 2017.

ibc-ictc-ilac-ibrc-pemenang-eastern-championship-regional-timur-ice-2017

Para pemenang utama penyisihan regional Timur ICE 2017. Kiri ke kanan: Restu (ILAC), Michail Seno (IBrC), Jimmy Halim (IBC), & Arif Widodo (ICTC).

ibc-pemenang-eastern-championship-regional-timur-ice-2017-1

Para pemenang IBC regional Timur ICE 2017. Kiri ke kanan: Jimmy (Juara I), Arief Rachman (Juara II), Yanuar Arlif (Juara III).

ice-2017-pemenang-ilac-eastern-championship-regional-timur-1

Para pemenang ILAC regional Timur ICE 2017. Kiri ke kanan: Tony Waringgi (Juara III), Gede Suardiawan (Juara II), Restu Sadam Hasan (Juara I).

ice-2017-pemenang-ibrc-eastern-championship-regional-timur-1

Para pemenang IBrC regional Timur ICE 2017. Kiri ke kanan: Michail Seno (Juara I), Andi Fachri (Juara II), Shayla Philipa (Juara III).

ice-2017-pemenang-ictc-eastern-championship-regional-timur-1

Para pemenang ICTC regional Timur ICE 2017. Kiri ke kanan: Edward Lazaar (Juara III), Arif Widodo (Juara I), Ivan Emil Kurniawan (Juara II), & Handoko Cendiawan (finalis).

(Liputan oleh Andreansyah Dimas, Clarissa Eunike, & Klara Virencia;
tulisan & suntingan oleh Klara Virencia.

Foto oleh Andreansyah Dimas & Clarissa Eunike;
suntingan foto oleh Andreansyah Dimas.)

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply