Apa yang membuat seorang barista begitu menarik dipandang?

Mungkin, dari cara mereka yang selalu ceria dan tersenyum menyambut siapapun yang melangkah masuk ke kedai kopi. Atau mungkin, karena kegairahan tergambar jelas saat mereka menyeduh kopi. Mungkin juga, wajah serius yang begitu menggemaskan saat melukis di dalam gelas latte itu sulit sekali untuk diabaikan.

Coffeemates, ini adalah 9 alasan kenapa barista dapat menyuguhkan lebih dari secangkir latte dan croissant.

1) Barista terbiasa memberikan pelayanan terbaik

Barista menghabiskan ribuan jam dalam hidup mereka untuk menghadapi ekspektasi orang-orang, membangun hubungan dengan berbagai macam karakater, dan menghibur pelanggan. Ini membuat mereka menjadi jenis individu penyabar dan ramah. Artinya, kamu bisa yakin dia akan memperlakukanmu dengan baik dan dapat dengan mudah masuk dalam perbincangan di antara teman-teman kamu.

2) Barista adalah pendengar yang baik

Setiap hari, barista dibanjiri dengan banyaknya pesanan dari yang paling sederhana hingga yang ajaib. Pesanan ini biasa disebutkan hanya dengan suara tanpa catatan. Seringkali begitu cepat dan bertubi-tubi. Hal ini akhirnya melatih mereka untuk mengingat dan memproses informasi dengan sangat baik. Oleh karena itu, Coffeemates, seorang barista akan terlatih untuk ingat ulang tahunmu, hari jadi, hingga jadwal kontrol dokter gigimu.

3) Barista sangat pandai membangun percakapan

Kamu akan takjub dengan banyaknya perbincangan kecil yang dapat dilakukan seorang barista setiap harinya. Tak jauh beda dengan di dalam bar, para pelanggan kedai nyatanya senang jika didampingi dengan teman ngobrol saat menikmati minumannya. Tak peduli itu soal cuaca, binatang peliharaan, atau band indie kesayangan kamu, seorang barista nampak selalu senang mengajak kamu berbincang. Sedikit peringatan: ajak mereka ngobrol soal kopi dan kamu akan kelabakan untuk membuat mereka berhenti berbicara.

4) Barista tergila-gila dengan pekerjaan mereka

Seperti siapapun yang bekerja di industri makanan dan minuman, barista terbiasa dengan jam kerja yang panjang, beban pekerjaan yang banyak, dan bayaran rendah. Itu hanya berarti satu: barista melakukan itu semua karena cinta pada kopi. Mereka mencintai apa yang mereka kerjakan.

Aapa yang lebih mengagumkan dari seseorang yang mencintai pekerjaan mereka? Hidup tanpa beban dan ambisi menggambarkan pasangan yang penuh semangat dan setia pada apa yang mereka yakini.

5) Barista selalu seharum kopi

Yha. Tentu saja.

Masih mau peduli dia pakai parfum merk apa? Apa yang lebih baik dari harum kopi sepanjang hari, yang kaya aroma dan memicu serotonin dalam kepala?

6) Barista biasanya rendah hati

Bekerja di industri pelayanan berarti harus selalu siap dengan keadaan berantakan. Barista harus menghadapi susu yang tumpah, meja yang lengket, bubuk kopi yang bertaburan di mana-mana, dan masih banyak lagi. Butuh jenis manusia istimewa yang mau turun dan berkotor-kotor membersihkan tanpa ragu atau berkeluh. Tidak ada yang dapat membuat seorang barista jijik. Jadi, semua kebiasaan anehmu pun bisa mereka hadapi. Rambut berantakanmu saat bangun tidur, ataupun cara bersinmu yang aneh, justru mungkin akan dianggap lucu oleh mereka.

7) Kopi gratis!!

Saat kekasih baristamu sedang latihan melukis dalam secangkir latte atau sedang mengulik teknik seduh tuang, bersiaplah untuk menjadi juri. Jika kamu menemani, hampir pasti kamu akan diminta mencicip dan memberikan pendapat. Tidak ada yang lebih membahagiakan seorang barista selain menyuguhkan seduhan kebanggaan kepada pelanggan. Apalagi, jika pelanggannya adalah orang spesial.

8) Barista selalu bersih

Bertahun-tahun membersihkan tumpahan susu atau kopi, digabungkan dengan latihan “clean-as-you-go”, barista bisa jadi terobsesi soal kebersihan. Jadi, Coffeemates, kamu tidak perlu khawatir jika kekasih pecinta kopimu akan tampil berantakan. Ya, kecuali untuk sedikit noda kopi di celana jeans dan kemejanya.

9) Barista dapat melakukan berbagai hal bersamaan

Pernah mencoba untuk memenuhi permintaan dari pelanggan yang tidak sabaran, manager kedai yang galak, panjangnya daftar pesanan, sementara itu baru jam 8 pagi? Ya, inilah yang dihadapi oleh barista. Kemampuan untuk tetap tenang di bawah tekanan, juga tetap teliti dan fokus di tengah ribetnya pesanan berarti seorang barista akan tetap tenang dan sabar di masa-masa sulit.

Hampir setiap barista tahu bagaimana caranya menghadapi pelanggan, tak peduli semenyebalkan apapun. Pelanggan pemarah tidak membuat mereka menjadi pemarah. Gaya berpakaiannya selalu menarik perhatian. Kemampuan mereka untuk bekerja keras sudah tidak perlu dilakukan lagi. Semua kualitas super ini sudah mereka latih di balik bar setiap hari.

Jadi, Coffeemates, jika kalian jomblo bukan karena pilihan, maka mampirlah ke kedai kopi terdekat dan mulailah percakapan dengan para barista.

(Disadur dari artikel ‘9 Reasons You Should Date A Barista’ oleh perfectdailygrind.com;
informasi tambahan dari perfectdailygrind.com & sprudge.com.

Tulisan oleh Lani Eleonora;
suntingan oleh Klara Virencia.

Foto-foto ilustrasi oleh Andreansyah Dimas.)

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply