Coffeemates, World Coffee Events 2017 sudah di depan mata.

Di sinilah World Brewers Cup (WBrC) ke-7, World Coffee in Good Spirits (WCiGS) KE-7, World Latte Art Championship (WLAC) ke-11 dan World Cup Tasters Championship (WCTC) ke-11 akan diadakan. Kompetisi tahunan yang kali ini bertajuk ‘SCA World of Coffee Budapest’ akan diadakan selama tiga hari, 13-15 Juni 2017.

Acara yang didukung oleh Hario sebagai sponsor utama ini akan diikuti oleh lebih dari 130 peserta dari seluruh dunia, termasuk 3 kontingen Indonesia yang akan mewakili 3 dari 4 cabang kompetisi: Dimas Juliannur Fajar untuk WCTC, Harison Chandra untuk WBrC, & Ovie Kurniawan untuk WLAC.

Para barista wakil Indonesia ini sudah melakukan persiapan sejak mereka menjadi juara nasional April 2017 lalu. Ketika perwakilan Barista Guild of Indonesia (BGI) Yoshua Tanu dihubungi oleh tim kopikini.com melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (12/6), ia mengaku persiapan tiap peserta sangat bagus dan penuh dengan kerja keras.

“Dimas, Ovie, dan Harison pada dateng untuk latihan setiap hari hampir langsung setelah mereka menang. Dimas nyicip dan ’main-main’ sama macam-macam kopi buat memperkaya palet lidahnya, juga diet ketat supaya lidahnya lebih peka,” ujar Yoshua sebagai sesama rekan latihan untuk mempersiapkan kompetisi dunia. Yoshua Tanu sendiri akan turun untuk mewakili Indonesia di ajang World Barista Championship (WBC), 9-12 November 2017 nanti.

Juara ICTC 2017 Dimas Juliannur Fajar nantinya akan bersaing dengan kompetitor dari 42 negara. Termasuk di antara para kompetitor itu adalah Gabriel Céspedes dari Costa Rica, juara WCTC dua tahun berturut-turut yang kembali bertanding untuk mempertahankan gelar.

Sementara itu, Juara IBrC 2017 Harison Chandra akan bersaing dengan 40 peserta dari negara lain. Dari keseluruhan 41 peserta cabang kompetisi ini, terlihat nama Juara WBrC 2015 Odd-Steinar Tøllefsen yang juga menjadi finalis WBrC tahun 2014 dan 2016.

Juara ICTC 2017 Dimas Juliannur Fajar, wakil Indonesia untuk ajang WCTC 2017.

Juara IBrC 2017 Harison Chandra, saat ajang penentuan di Indonesia Coffee Events (ICE) 2017 April lalu.

Pengalaman pertama kali mengikuti kompetisi dan langsung menjadi juara nasional sempat membuat Harison tidak percaya. Dalam persiapannya kali ini, ia pun menyeduh setidaknya lima hingga enam kali sehari untuk mencapai hasil seduhan kopi yang konsisten. Selain itu, ia juga mencoba berbagai profil roasting yang dapat membuat hasil seduhannya maksimal.

Di sisi lain, juara bertahan ILAC 2017 Ovie Kurniawan  akan bersaing dengan 39 peserta dari negara lain. Seperti yang diutarakan kepada tim kopikini.com saat ia kembali merebut juara nasional tahun ini, Ovie berharap dapat memperbaiki peringkat ke-35 yang diraihnya di WLAC 2016 lalu.

“Ovie bikin (latte art—red) lebih dari 50 cangkir sehari,” Yoshi kembali memberikan sedikit bocoran soal persiapan latihan para wakil kontingen Indonesia ini. “—latihan bikin pola desainnya, sembari latihan ngingat gerakan tangan.”

Juara ILAC 2017 Ovie Kurniawan, untuk kedua kalinya akan mewakili Indonesia di ajang WLAC.

Sebagai juri kepala saat Indonesia Coffee Events 2017 lalu, Mira Yudhawati juga sempat beberapa kali mendampingi kompetitor Indonesia berlatih.

“Persiapannya keren sih. Mereka hampir setiap hari latihan. Tapi mereka udah siap banget. Udah kereeen,” ujar Mira melalui pesan singkat WhatsApp kepada tim kopikini.com, Senin (12/6).

Dari persiapan yang diakui oleh Yoshua Tanu sudah sangat bagus ini, ia hanya khawatir akan satu hal.

“Mereka kelihatannya agak capek. Mungkin (latihannya—red) agak berlebihan,” ujar Yoshi, ditutup dengan tawa. “Ujung-ujungnya, kita pengin mereka tetep have fun juga.”

Dalam cabang kompetisi WciGS yang menuntut keahlian mencampur kopi dengan minuman beralkohol dan mempertandingkan 21 peserta tahun ini, Indonesia belum memiliki perwakilannya.

Jadwal Tanding Kontingen Indonesia:
Selasa, 13 Juni pukul 15.10 WIB Ovie Kurniawan mewakili cabang WLAC
Selasa, 13 Juni pukul 16.55 WIB Dimas Juliannur Fajar mewakili cabang WCTC
Rabu, 14 Juni pukul 20.30 WIB  Harison Chandra mewakili cabang WBrC

Untuk menyaksikan penampilan para barista wakil Indonesia ini, livestreaming dari situs resmi World Coffee Events dapat diakses lewat www.worldcoffeeevents.org/budapest/.

Jadwal lengkap tiap kompetisi dapat dilihat di situs resmi World Coffee Events www.worldcoffeeevents.org, beserta profil dari setiap kompetitor.

(Liputan & tulisan oleh Lani Eleonora;
suntingan oleh Klara Virencia.

Informasi tentang rangkaian World Coffee Events disadur dari situs resmi WCE.

Foto-foto oleh Andreansyah Dimas.)

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

One Comment

  • kalau bukan karena komik terjemahan yg judulnya Barista.
    aku gk akan pernah tahu.. ada kejuaraan dn profesi Barista
    dan sejak baca kmk itu mulai belajar u menikmati kopi racikan.

    selamat berjuang para Barista Indonesia.
    Semoga membawa nama harum nama Indonesia di dunia Internasional

    *mari,ngopi..

Leave a Reply