Butuh stamina ekstra sebelum berlari? Secangkir kopi bisa jadi solusi. Resep rahasia para atlet kelas dunia ini sudah terbukti oleh para peneliti.

#69_coffee sport avicii style yuhu

Atlet olimpiade gimnastik asal Amerika, Nastia Liukin, boleh jadi sudah pensiun dari panggung kompetisi. Rutinitas paginya kini diisi dengan pilates, berlari, dan yoga mulai jam 5 pagi. Asupan kopi pagi? Tentu tidak pernah berhenti.

“Aku biasa mengganjal perut dulu sebelumnya, dengan pisang atau buah-buahan lainnya, lalu kopi,” ujar Nastia. “Selalu seperti itu, sejak zaman aktif di gimnastik dulu.”

Spesialis nutrisi Albert Matheny mendukung penuh pola konsumsi ini.

“Ya, (secangkir kopi) memang sangat membantu,” papar Albert. Ia juga menjelaskan, kafein dalam kopi bekerja merangsang sistem syaraf, dan karenanya cocok untuk kegiatan atletik untuk olahraga aerobik seperti berlari dan bersepeda.

Juni 2016 lalu, sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal kesehatan Human Kinetics juga menemukan bahwa kopi yang diminum sembilan atlet sebelum berolahraga meningkatkan stamina mereka sebesar 25%. Para atlet ini juga mengaku lebih tidak merasa lelah saat berolahraga.

#69_angkat bebhan

Elizabeth Beisel, atlet renang asal AS, menjadi saksi hidup ‘efek samping’ kopi ini. Pada Olimpiade Musim Panas 2012 di London, ia bertaruh menenggak kopi sebelum perlombaan. Hasilnya bombastis. Ia mencetak dua catatan waktu tercepat yang pernah ia capai dalam hidupnya.

“(Efek kopi) 100% fisik. Aku benar-benar merasakan efeknya,” kenang Elizabeth. akan mengikuti olimpiade di Rio de Janeiro, Agustus nanti. “Sekarang, mungkin efeknya lebih ke sugesti dibanding fisik. Sudah jadi rutinitas saya sehari-hari.”

Kebiasaan mencandu kopi Elizabeth dan Nastia bukan kasus aneh. Pelatih olahraga di Universitas Houston dan pengarang buku ‘The Science of Running‘, Steve Magness, membenarkan bahwa mayoritas atlet elit memang mengandalkan kafein.

Idealnya, suntikan kafein ini dikonsumsi satu jam sebelum mulai berolahraga. Ahli nutrisi olahraga, Heidi Skolnik, menghitung bahwa setidaknya kafein butuh waktu sekitar 15 sampai 45 menit agar terserap sepenuhnya oleh tubuh.

“Dengan kata lain, efek puncaknya di menit ke-30 sampai 75,” jelas Heidi Skolnik. Di setiap pertandingan dan ajang olahraga, atlet yang terbukti menggunakan ‘doping’ akan berakhir didiskualifikasi. Terbukti manjur, kopi merupakan kasus khusus ‘obat-obatan’ yang legal dikonsumsi dan minim kontroversi.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA


Disadur dari cnn.com, foxnews.com,
womenshealthmag.com, & self.com

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply