#23_finlandia_huffingtonpost

Konon, konon. Foto: Huffington Post

“Warga Finlandia dikenal sebagai salah satu peminum kopi terbanyak, dengan konsumsi rata-rata 11-12 kg per kapita per tahun,” ujar Dubes RI Helsinki Wiwiek Setyawati Firman kepada detikcom, Kamis (28/4/2016).

Dengan populasi 5,47 juta jiwa, Finlandia merupakan pasar kopi yang sangat menggiurkan. Indonesia ambil bagian dalam Helsinki Coffee Festival 2016, 22-24 April kemarin. Partisipasi Indonesia tersebut merupakan hasil kolaborasi antara KBRI Helsinki dan KBRI Kopenhagen, serta dengan para co-exhibitor. Sebanyak 8 coffee specialty disajikan: kopi Bali, kopi Blawan, kopi Luwak, kopi Flores, kopi Toraja, kopi Pasundan, kopi Papandayan, dan kopi Gayo.

#23_helsinkicoffeefestival_twitterHelCoffeeFestival

Foto: Twitter @HelCoffeeFest

Beberapa produksi kopi Indonesia memang sudah beredar di Finlandia. Di antaranya, Jawa Blawan Indonesia dan Kopi Gayo Sumatera.

Namun, data CBI.eu memperlihatkan bahwa Brazil masih mendominasi pasokan kopi Finlandia, yakni sebesar 40%. Sisanya, pasar kopi Finlandia diramaikan oleh Kolombia (15%), Honduras (5,1%), Nikaragua (3,6%), Kenya (3,5%), dan Peru (3,4%). Pasokan kopi dari Indonesia belum cukup diperhitungkan, rupanya. Kesempatan yang besar itu kini ada di depan mata.

Terbukti, demo pembuatan kopi tubrik dan kopi talua (kopi telur) di Helsinki Coffee Festival 2016 berhasil menarik perhatian para pengunjung. Kopi Luwak, yang harganya tidak murah, pun laris manis terbeli.

#23_indonesia_detikcom

Pavilion Indonesia di Helsinki Coffee Festival 2016.

Disadur dari detik.com, & republika.co.id

RelatedPost

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply