Ada yang lebih penting dari secangkir kopi enak di Goni Coffee. Fauzan, salah satu dari duo pemilik kedai di Kemang Timur ini, beberapa kali ketiban berkah dari pelanggan Goni. Sekali waktu, berkah itu berbentuk pemasaran & logo gratis. Kali lain, rezeki datang dalam bentuk tiket pulang-pergi ke luar negeri.

DSC_0244_resized

Fauzan, pemilik Goni Coffee, mendiskusikan biji kopi dengan baristanya.

Pelanggan dermawan itu memang sering melancong ke luar negeri. Suatu ketika Fauzan butuh biji kopi untuk kompetisi. Bertanyalah Fauzan pada si pelanggan, “Apa ada rencana ke luar negeri?” Ia sedang butuh biji kopi, curhatnya. “Gua bilang, gua butuhnya ke sini. Dia cuma bilang, ‘Yaudah coba aja kirim foto paspor,’” kisah Fauzan.

Tahu-tahu, ia menerima tiket pulang pergi. Sampai sekarang, si pelanggan masih menolak uang tiketnya diganti.

SCENESHOT_Fauzan2

Fauzan, di tengah sesi bincang-bincang dengan Kopikini.com

“Kalo gue liat, itu hasil dari customer service. Kopi enak nggak bisa bikin kayak gitu,” ujar Fauzan. “Itu yang susah.”

Saat berburu barista untuk Goni, Fauzan khusus mencari mereka yang piawai bercengkrama.

“Kasarnya gini. Kalau soal bikin kopi, itu bisa diajarin. Tapi kalau ngobrol sama customer, itu lebih susah. Itu yang gue cari,” jelas Fauzan.

Lebih dari sekadar soal kesantunan dan tata krama, kemampuan untuk berhubungan dengan pelanggan jadi hal yang utama. Romi, salah satu barista di Goni Coffee, mengaku leluasa untuk bercengkrama dengan pelanggan.

DSC_0310_resized

Romi, barista Goni Coffee, menikmati obrol-obrol santai dengan pelanggan.

“Gue lebih enjoy sama customer. Gue bisa bercanda-bercanda sama customer,” ungkap Romi.

Sesekali di tengah meracik kopi, Romi terlihat mengobrol santai dengan pelanggan dari balik bar. Tata letak bar kopi Goni Coffee memang memudahkan barista untuk berinteraksi dengan pelanggan, di pojok mana pun si pelanggan duduk.

Berdiri tepat di tengah ruangan, bar di Goni Coffee sah jadi ‘panggung’-nya barista. Bar berbentuk huruf U ini meminta perhatian lebih layaknya dapur restoran teppanyaki. Pelanggan dapat menonton barista beraksi dari meja-meja panjang menghiasi sisi kanan dan kiri bar kopi.

DSC_0229_resized

DSC_0240_resized

Dari pintu masuk, bar kopi juga jadi pemandangan yang pertama terlihat. Ruang kosong antara pintu masuk dengan bar kopi sukses memberi kesan luas. Tatap mata dengan barista pun tidak terhindarkan.

“Ini kita mengekspos bar nya,” jelas Fauzan, pemilik Goni Coffee. “Kita mau bilang sama market, ‘kita serius di kopi’.”

DSC_0239_resized

DSC_resized

Tak hanya bincang-bincang, soal rasa kopi juga dijunjung bukan main. Di tangan Fauzan, yang mengantongi 4 tahun pengalaman meracik kopi di Sydney, cangkir kopi anda terjamin rasanya. Menularkan budaya ngopi pagi a la Sydney, Goni Coffee sendiri buka semenjak jam 7 pagi, siaga melayani asupan para pecandu kafein di awal hari.

DSC_0286_small


Goni Coffee

Jl. Kemang Timur Raya No 78CD

Jakarta Selatan

Hari buka: Setiap hari
Jam buka: Pukul 07.00 – 18.00 (Senin – Sabtu),
Pukul 08.00 – 18.00 (Minggu)

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply