Artikel merupakan saduran dari rilis pers dan konferensi pers Pesta Kopi Mandiri 2017 di Jakarta.

Di tengah demam kopi spesialti ibukota, bisa jadi keinginan untuk mencoba pupus seketika begitu melihat harga yang tertera.

Atau malah, menunya terpampang tanpa harga. Hari itu sedang hujan-hujannya. Kalian masuk lantaran ingin berteduh.  Lantaran tatapan si empunya tempat sudah mulai terasa di belakang kepala, maka kamu pesanlah secangkir kopi. Rasa-rasa hati gelisah begitu melihat menu yang terpampang tanpa harga. Begitu meja kasir berbunyi, sang penjaga kasir mengucapkan kalimat pamungkas, “Semuanya jadi—–ya, kak,” kau mendadak tuli. Kau lirik papan penunjuk harga dan…. alamak. Insiden melipir ke kedai kopi pun berakhir trauma.

Coffeemates, akhir pekan ini akan ada kesempatan langka #NgopiDiMuseum yang bisa jadi tidak datang dua kali. Lewat Pesta Kopi Mandiri 2017 yang jatuh tanggal 29-30 April 2017 besok, Coffeemates sekalian berkesempatan untuk mencoba berbagai kopi dari 30 tenant kopi sekaligus yang berkumpul di Museum Bank Mandiri Kota Tua dengan harga miring.

Ya, Coffeemates sekalian akan mendapatkan potongan harga 50% dengan membawa kartu Bank Mandiri debit maupun kredit. Tanpa kartu pun, Coffeemates bisa menikmati ngopi dengan harga miring ini dengan aplikasi e-Cash.

Tenang saja, Coffeemates yang bukan nasabah Bank Mandiri pun dapat menikmati Pesta Kopi Mandiri 2017 di Jakarta dengan menggunakan kartu e-money yang disediakan di tempat.

Menjadi kota kedua yang disinggahi rangkaian roadshow Pesta Kopi Mandiri 2017, perhelatan di Jakarta ini menargetkan 5000 pengunjung selama dua hari. Nantinya, Pesta Kopi Mandiri 2017 juga akan hadir di Medan dan Surabaya.

Lokasi museum sengaja dipilih sebagai tempat yang unik dan menegaskan bahwa kopi bisa selalu berintegrasi dengan berbagai elemen gaya hidup lain, dalam hal ini seni dan budaya.

Menurut Hendri Kurniawan, mewakili ABCD School of Coffee, ide awal #NgopiDiMuseum datang dari pengamatannya akan masih rendahnya minat orang Indonesia untuk mampir ke museum selain dalam rangka karyawisata sekolah.

Selaku Vice President Consumer Deposits Group dari Bank Mandiri, Reza Adriansyah menambahkan, “Tujuan mulianya adalah, kita pengin memperkenalkan kopi-kopi nusantara yang ada di Indonesia.”

Konferensi pers Pesta Kopi Mandiri di Ruang Seduh Kemang, Kamis (27/4). Kiri ke kanan: Ve Handojo (ABCD School of Coffee), Hendri Kurniawan (ABCD School of Coffee), Reza Adriansyah (Vice President Consumer Deposit Group Bank Mandiri), Priliandi B. Wicaksono (First Senior Manager Bank Mandiri).

Meski masyarakat Indonesia secara umum sudah dekat dengan kopi, Reza menyadari, namun hanya merk-merk tertentu lah yang terkenal dan bukan kopi lokal. Dalam rilis persnya, Pesta Kopi Mandiri 2017 dinyatakan sebagai perayaan besar-besaran atas kemajuan industri kopi Indonesia.

“Kopinya enak, kopinya specialty, kopinya premium, tapi ada cara buat menikmatinya dengan harga yang lebih murah,” imbuh Ve Handojo, mewakili ABCD School of Coffee, pada konferensi pers Kamis (27/4) kemarin. “Kemeriahan ini kan buat konsumen. Tapi selain buat konsumen, kemeriahan ini juga akan dirasakan barista-basitanya, yaitu dengan mengikuti kompetisi nanti,”

Masih dalam rangka Pesta Kopi Mandiri 2017 di Jakarta, lomba latte art ABCD Latte Art Showdown (ALAS) 2017 yang ketiga akan turut diadakan berdampingan dengan bazaar kopi. Tahun lalu, lomba latte art tahunan dari ABCD School of Coffee ini menarik minat lebih dari 80 peserta dari berbagai kota di Indonesia. Untuk ALAS yang ke-3 kali ini, kuota 48 peserta habis dalam waktu singkat. Di antara peserta ini, hanya satu orang juara yang berkesempatan menonton World Barista Championship (WBC) di Korea Selatan nanti.

Di samping bazaar kopi dan perlombaan latte art, Pesta Kopi Mandiri 2017 di Jakarta juga akan turut memutar film bertema kopi dan menghadirkan bintang tamu Rio Dewanto.

Tahun ini, Bank Mandiri secara khusus menggaet ABCD School of Coffee dalam penyelenggaraan Pesta Kopi Mandiri 2017. Pada tanggal 22-23 April 2017 yang lalu, telah diselenggarakan kejuaraan seduh Indonesia Aeropress Championship (IAC) 2017, bersamaan dengan pre-launching Pesta Kopi Mandiri 2017 pada event Mandiri Jogja Marathon, bertempat di Candi Prambanan.

(Hubungan kerjasama oleh Clarissa Eunike.
Tulisan & suntingan oleh Klara Virencia.
Foto-foto oleh Andreansyah Dimas.)

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply