Kopi memang maha menerima, Coffeemates. Bertahun-tahun sudah ia berpadu dengan whiskey, menjelma menjadi Irish Cream yang tidak sekadar menghangatkan kerongkongan tapi juga badan. Kini, giliran wine memberi sentuhan. Lahirlah ‘Wine-infused Coffee’, dengan rasa kopi yang sangat kaya dan sensasi rasa beri a la anggur merah.

Rick Molinari, pemilik Molinari Caffe di California, AS, sudah berusaha mencari racikan yang tepat untuk menyatukan dua minuman ini sejak tahun 2013. Bersama master roaster John Weaver dari Wild Card Roasters, Molinari memutuskan untuk merendam biji-biji kopi ‘pilihan’ dalam anggur merah yang diramu secara ‘artisan’. Biji-biji kopi yang meresap rasa wine itu lalu dikeringkan dan dipanggang secara manual.

Memadukan dua minuman yang punya penggemar fanatiknya sendiri-sendiri, Molinari dengan bangga berkata bahwa minumannya menawarkan ‘kebaikan maksimal dari dua dunia’. Kerennya lagi, Coffeemates, untuk kopi yang satu ini kamu tak perlu buru-buru minumnya. Seperti halnya wine, semakin lama didiamkan kopi ini justru malah akan semakin nikmat di lidah.

Cita rasa yang keluar dari si kopi pun akan tergantung dari cara Coffeemates sekalian menyajikan. Molinari menjanjikan bahwa si kopi serba bisa diolah dengan gaya apapun: mulai dari latte, espresso, french press, hingga cold brew. Konon, saat dicampur dengan susu, aroma wine dalam si kopi akan semakin kental terasa. French Press akan mengangkat rasa blueberry-nya. Sementara bagi kalian penggemar tubruk sejati, pahit kopi dan nuansa blueberry niscaya berpadu seimbang di mulut kalian.

Selain rasa yang mendua, rupanya efek si minuman bisa berganda pula. Dengan kandungan alkohol sungguhan, kopi ini disinyalir akan membuat badanmu terasa ‘enteng’.

“Kamu mungkin bakal mikir kamu agak mabuk,” ujar Molinari. “Tapi itu sebenarnya efek campuran antara gula (dari wine—red) dan kafein.”

Antara lebih cocok jadi pengantar tidur atau pengantar kejar setoran itu masih misteri, Coffeemates. Ahli gizi menyatakan, bahwa efek minuman ini bisa saja ‘aneh di badan’. Tak lain tak bukan, karena kepribadian ganda si minuman.

“Yang satunya stimulan dan yang satunya berefek menenangkan. Keduanya jelas memberi sinyal yang berbeda buat tubuh,” ujar Sonya Angelone, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, saat diwawancarai Fox News.

Beberapa ulasan mencatat bahwa campuran si anggur tidak akan membuatmu mabuk, dan hanya menambah cita rasa. Bisa jadi, efeknya memang tergantung tubuh masing-masing. Pastinya, si kopi-anggur yang hadir dalam batch kecil ini tak butuh waktu lama untuk jadi favorit. Kamis (2/3) lalu, Molinari mengirim 175 kantong kopi yang dipesan secara online. Ini belum termasuk kopi-anggur yang dinikmati langsung oleh para pengunjung Molinari Caffe.

Tertarik untuk mencoba, Coffeemates?

(Informasi disadur dari time.com, foxnews.com, refinery29.com, & molinariprivatereserve.com.

Tulisan & suntingan oleh Klara Virencia.
Foto-foto dalam artikel ini adalah ilustrasi.)

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply