Jangan pernah macam-macam dengan cangkir kopi orang lain. Apalagi jika itu merupakan cangkir kopi seorang perempuan yang memiliki kekuatan telekinetik super dan temperamen yang gak santai. Sebuah kedai kopi di Manhattan pernah berantakan berkat kemarahan perempuan seperti ini. Hal ini disebabkan karena perempuan tersebut kehilangan kontrol diri ketika gelas kopinya tumpah disenggol pengunjung lain.

Tapi tenang, Coffeemates, dunia kita tidak sedang diinvasi oleh mutan berkekuatan super. Ini hanya terjadi di kedai kopi Snice, Manhattan. Sebuah perusahaan kreatif Thinkmodo membuat video promo untuk menyambut pembuatan ulang film horror klasik Carrie, sekaligus untuk mengejutkan pengunjung.

Tanpa diketahui oleh pelanggan lain, sejumlah aktor melakukan aksinya di tengah kesibukan kedai. Reaksi beragam pengunjung pun berhasil ditangkap oleh kamera. Bahkan seorang pekerja konstruksi bertubuh besar terlihat panik ketika emosi sang perempuan pecah hingga membuat buku dan kursi berjatuhan.

Tim kopikini.com pun sempat menemukan video pendek yang menggambarkan situasi ketika seorang perempuan baru bangun di pagi hari sebelum menenggak secangkir kopi. Setelah tegukan pertama, semua kembali normal.

Tidak sepenuhnya sebuah ilusi sebenarnya, hanya sedikit hiperbola untuk memancing tawa.

Memang, sudah banyak ilmuwan yang membuktikan bahwa kafein memiliki kekuatan ajaib untuk membuat kita merasa siap. Kandungan zat methylxanthines dalam kafein dalam kopi terbukti mampu meningkatkan kemampuan kognitif, memperbaiki energi dan meningkatkan gairah sekaligus ketajaman fokus. Inilah yang membuat kita siap untuk menjalani hari dan menghadapi tantangan apapun yang disajikan waktu.

Meski ya, kami pun bertanya-tanya, memang iya hanya perempuan yang rawan ‘menggila’ tanpa kafein?

Baik di Amerika maupun Jepang, laki-laki terbukti mengonsumsi lebih banyak kopi dalam sehari dibandingkan perempuan. Meski, beda-beda tipis memang.

Menurut infografis yang diramu situs Coffeemakerslist.com dari sejumlah penelitian, laki-laki mengonsumsi 2,4 cangkir sehari dan perempuan 1,9 cangkir sehari. Jumlah laki-laki yang mengonsumsi kopi sekitar 50,8% dari populasi, dan perempuan sekitar 32,8%.

Menariknya, lidah perempuan rupanya terbukti lebih bawel soal rasa kopi. Mau tak mau, kami pun teringat yang dikatakan pemanggang kopi sekaligus juara Singapore Barista Championship Regina Tay: perempuan niscaya lebih peka soal cicip mencicip rasa kopi.

Sementara laki-laki minum kopi demi bekerja lebih produktif, perempuan rupanya cenderung meminum kopi demi alasan supaya lebih rileks.

(Ya, kami curiga berat ini asal muasal lahirnya banyolan soal perempuan yang gila karena kopi.)

Lalu, bagaimana dengan Coffeemates sekalian?
Apa yang terjadi jika kalian melewati jatah kopi kalian di pagi hari?

(Tulisan oleh Lani Eleonora & Klara Virencia.

Info kebiasaan minum kopi disadur dari infografis
“Coffee Drinking – Men Vs Women (Infographic)” oleh coffeemakerslist.com.

Foto-foto ilustrasi disadur dari video
“Telekinetic Coffee Shop Surprise” oleh akun Youtube ‘CarrieNYC’
& “WOMAN IN THE MORNING BEFORE COFFEE” oleh akun Youtube UH-OH MONKEY.)

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply