Mengusung tagline ‘Where The Industry Comes To Play‘, Jakarta Coffee Week 2016 akan merangkum hiruk pikuk antusiasme pecinta kopi di ibukota melalui lomba seduh manual (manual-brewing) ‘BOB’ dan lomba seni latte (latte-art) ‘ALAS-KADABRA’ berskala nasional, 15-16 Oktober 2016 mendatang. Pemenang dua ajang kompetisi barista ini akan berkesempatan menghadiri ajang kopi internasional di Korea Selatan di bulan November.

160923-press-release-jacoweek-15-16-oct-edited_1
160923-press-release-jacoweek-15-16-oct-edited_2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lomba seduh manual ‘BOB (Battle of Brewers)’ merupakan kompetisi seduh manual skala nasional pertama yang mengkhususkan dirinya pada alat seduh V60. Di ajang perdananya ini, BOB berhasil menjaring 81 peserta dari seluruh Indonesia.

Sementara itu, ALAS (ABCD Latte Art Showdown) 2016 kali ini hadir melalui nama ‘ALAS-KADABRA’. Sukses mengadu 48 peserta di 2015, ALAS-KADABRA 2016 akan menjadi panggung bagi 64 peserta dari seluruh Indonesia. Pemenang dari dua ajang kompetisi ini berkesempatan menghadiri Seoul International CafeShow di Korea Selatan, 10-13 November 2016.

Selain kompetisi barita, JACOWEEK 2016 juga akan diramaikan oleh sesi cupping, workshop kopi, dan para pemilik kedai kopi di Jakarta. Jakarta Coffee Week 2016 sendiri dirangkai untuk menjamu 11.000 pecinta selama 2 hari di Hypeland, Pantai Indah Kapuk.

Selaku tim penyelenggara, ABCD School of Coffee merangkai JACOWEEK 2016 sedemikian rupa dengan semangat menghidupkan antusiasme terhadap skena kopi Indonesia.

“JACOWEEK 2016 diselenggarakan agar menjadi wadah bagi semua coffee enthusiast untuk turut serta mengembangkan kopi Indonesia,” ungkap Hendri Kurniawan, founder dan Chief Trainer di ABCD School of Coffee.

Ia menekankan, JACOWEEK tidak serta merta eksklusif untuk para pecinta kopi saja. “Event ini kami kemas secara casual agar setiap elemen masyarakat bisa ambil bagian.”

160923-press-release-jacoweek-15-16-oct-edited_3

160923-press-release-jacoweek-15-16-oct-edited_4

Konferensi pers Jakarta Coffee Week di Kinosaurus, Kemang, Kamis (22/9).

ABCD School of Coffee pun berkolaborasi dengan HYPE Project, yg dikenal sebagai pelopor monthly weekend market di bidang fashion and food.

“Kami sangat antusias dan senang bisa menjadi bagian dari acara para pecinta kopi di Indonesia,” tutur Willy Kurniawan, Chief Executive HYPE Project. “Saya berharap dengan adanya acara ini, hubungan antara roaster, barista, coffee owner dan semua pendukung acara JACOWEEK 2016 dapat membuahkan hasil dan kolaborasi yang baik untuk kemajuan kopi Indonesia.”

Di samping antusiasme akan kopi yang kian meningkat, pertumbuhan kopi dalam negeri juga kian bertumbuh seiring dengan menjamurnya kedai kopi di tanah air. Pada 2015, nilai ekspor kopi Indonesia di Kementerian Perdagangan tercatat mencapai USD 1,19 miliar, meningkat 15,21% dibanding periode yang sama pada 2014. Berdasarkan pemeringkatan International Coffee Organization tahun 2014, Indonesia menempati urutan ke-4 sebagai produsen kopi terbesar di dunia, dengan perkiraan produksi mencapai 622 ribu metrik ton per tahun.

Info lebih lanjut mengenai JACOWEEK 2016 dapat diperoleh melalui jktcoffeeweek.com. 160923-press-release-jacoweek-15-16-oct-edited_5

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

2 Comments

Leave a Reply