Kunci kebahagiaan bisa jadi tidak serumit yang dipikirkan orang kebanyakan. Riset membuktikan, kebanyakan dari kita bisa meningkatkan mood melalui hal-hal kecil. Berbincang dengan barista, salah satunya.

Dalam sebuah studi dalam jurnal psikologi sosial dan kepribadian (Social Psychological and Personality Science) bertajuk Is Effeciency Overrated?: Minimal Social Interactions Lead to Belonging and Positive Affect (Efisiensi Komunikasi: Interaksi Sosial Mini dan Dampaknya pada Afeksi Positif) gubahan duo psikolog asal University of British Columbia, tindakan sesederhana beli kopi bisa berbuah sangat positif.

Sandstrom dan Dunn secara acak membagi subjek penelitiannya menjadi dua grup yang akan memesan kopi di Starbucks. Grup pertama diminta untuk melakukan interaksi tulus dengan barista lewat senyuman, kontak mata, dan percakapan singkat. Sementara, grup kedua diminta untuk memesan dengan cara yang sangat formal dan efisien.

Nyatanya, mereka yang meluangkan beberapa detik ekstra untuk berbincang cilik dengan baristanya berakhir meninggalkan kedai kopi dengan suasana hati yang lebih bahagia.

“Kami menemukan orang-orang yang melakukan interaksi sosial yang tidak dibuat-buat dengan para barista, daripada sekadar datang dan pergi, akan pergi dengan rasa kepemilikan yang lebih besar,” ujar Elizabeth Dunn, sang peneliti yang berpartner dengan Gillian Sandstrom.

“Manusia memang dirancang sebagai makhluk sosial. Interaksi-interaksi semacam ini sangat penting untuk kesehatan kita pribadi. Bahkan yang kecil-kecil pun amat berarti.”

Memang dasar kodrat kita sebagai makhluk sosial. Dalam penelitian lain yang dilakukan terpisah oleh psikolog dari Univeristy of Chicago Booth School of Business, Nicholas Epley menemukan bagaimana mereka yang berbincang dengan orang di sebelahnya saat berdesak-desakan di transportasi umum akan merasa lebih bahagia.

Kali berikutnya kau berkunjung ke kedai kopi, luangkanlah 30 detik ekstra untuk berbincang atau bertukar sapa dengan barista di balik meja. Siapa tahu, sang barista punya waktu lebih untuk berbagi sepatah dua patah ilmu tentang kiat menyeduh kopi untuk kau praktekkan di rumah.

(Tulisan & suntingan oleh Klara Virencia;

Disadur dari dua artikel businessinsider co.id)

 

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply