Fakta mengenai kedekatan budaya ngopi dengan para pekerja ibukota sudah tak bisa disangkal lagi. Nyata terlihat dengan kehadiran kedai-kedai kopi di dalam gedung-gedung pencakar langit perkantoran. Sebabnya tentu untuk mempermudah para pekerja untuk menikmati kopi tanpa perlu keluar gedung. Salah satunya, Perguruan Kopi yang terletak di dalam Menara by Kibar di Jalan Raden Saleh Raya, Jakarta Pusat.

Perguruan Kopi

Lahir  pada 12 Juli 2017 di dalam Menara by Kibar, Perguruan Kopi berbeda dari kedai kopi biasanya. Nama dari kedai kopi ini justru mengundang rasa penasaran orang yang mendengarnya.Selain nama, Coffeemates pun perlu melihat konsep akun instagram dari kedai kopi ini yang berbeda dari kedai lain. Akun instagram kedai ini @perguruankopi mampu membuat penasaran dengan memajang foto-foto pendekar beserta sedikit informasi mengenai sang pendekar.

“Nama pendekar kopi sendiri itu diambil dari ‘lagi musimnya pendekar kopi’ (orang-orang yang tak segan memberikan kritik pada kedai kopi atau barista—red). Disini kita menemani pendekar untuk datang, ngopi, dan bila ada pendapat bisa langsung ngobrol dengan barista kami. Konsep kami unik juga. Beda dari kedai kopi lain.” Ungkap Ivan Pratama Setia selaku salah satu barista dari kedai Perguruan Kopi.

Dengan konsep open bar, Coffeemates yang datang pun dipersilahkan untuk mencoba membuat kopi sendiri. Tentunya dengan seijin dan bantuan dari para juru seduh yang sedang bertugas.

Kopi dan Perkantoran

Kehadiran kedai kopi dalam gedung perkantoran tak bisa disepelekan. Meski terlihat seperti sarana pelengkap, kedai seperti Perguruan Kopi justru mengemban tugas penting. Selain harus memenuhi kebutuhan asupan energi melalui kafein, kedai kopi pun harus mampu memberikan nuansa nyaman untuk bekerja maupun untuk beristirahat sejenak. Inilah yang dilakukan oleh Perguruan Kopi.

Menu di kedai kopi ini juga dibuat ringkas guna memudahkan pelanggan dalam memilih. Menu kopi seperti americano, kopi susu panas, es kopi susu, kopi hitam lokal, dan espresso tersedia bersama dengan menu lainnya. “Sengaja kita bikin menu lebih simple, tapi orang kalo mau cappuccino, flat white, piccolo tetap bisa. Cuma dibikin gak terlalu banyak pilihan supaya cepat.” Ivan kembali menuturkan.

Menu favorit yang paling sering dipesan di Perguruan Kopi adalah kopi susu panas dan semua minuman panas. “Disini justru es gak terlalu banyak yang tertarik. Paling kalau lagi panas banget tapi karena ruangannya dingin dan memang suasana kerja di sini lebih mendukung untuk minuman panas,” sambung Ivan.

Selain gedung perkantoran, Menara by Kibar juga memiliki co-working space yang siap dimanfaatkan bagi kamu para pekerja lepas. Tak jarang Pendekar Kopi dipadati pengunjung akibat berbagai perhelatan yang diadakan di sini. Kalau sudah begini, tenaga juru seduh tambahan pun harus dikerahkan.

Bekerja sama dengan Google for Enterpreneurs, Menara Kibar pun memiliki Google Lounge. Di mana di dalamnya terdapat jajaran bean bag, beragam buku dan majalah, serta board games. Jika Tentu saja ini menjadi tempat yang tepat untuk melepas penat sejenak dari tumpukan pekerjaan.

Curhat Bareng Barista + Dekorasi Unik

Keunikan di dalam Pendekar kopi belum selesai. Perhatikanlah sebuah kotak dekat kasir jika Coffeemates berkesempatan mengunjungi kedai ini. Di sana kamu dapat memasukkan uang berapapun jumlahnya dan sang juru seduh akan siap sedia telinga untuk mendengarkan curahan hatimu. Jangan heran jika kamu dapat menemukan solusi dari segala permasalahan hidup usai curhat dengan sang juru seduh.

Tak hanya itu, di dinding bagian tengah ruangan ada sebuah tulisan besar “KICK YOUR ____”. Isi kata terakhir dalam baris kalimat tersebut dengan beragam tulisan dalam cangkir kopi yang kamu terima. Tulisan yang tercetak dalam cangkirmu sangat beragam, seperti: ego,ex, fear, dan lain sebagainya.Hal ini tanpa sadar menjadi motivasi bagi pelanggan Pendekar Kopi.

Tak perlu ragu untuk mengunjungi Pendekar Kopi yang beroperasi di pukul 10.00-20.00, Coffeemates. Kamu pun tak harus menjadi salah satu pekerja yang berkantor di Menara by Kibar untuk bisa menikmati sajian kopi di sini. Hanya perlu meninggalkan kartu identitas di meja penerima tamu gedung dan memakai papan nama ‘tamu’ lalu kamu pun dapat langsung meluncur ke lantai dua untuk menikmati seduhan kopi sambil bersandar di salah satu bean bag dalam Google Lounge.

(Tulisan oleh Kevina Graciela Dris dan Lani Eleonora

Suntingan oleh Lani Eleonora

Foto-foto oleh Kevina Graciela Dris

Suntingan foto oleh Andreansyah Dimas)

Related Post

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply