Tahun 2018 sudah hampir seminggu berlalu. Butir-butir resolusi baru perlahan mulai dijalankan. Tim kopikini.com pun ikut menyusun resolusi kopi di tahun 2018. Terwujud atau tertahan, sampai tujuan atau berhenti di tengah jalan, itu urusan belakangan. Setidak-tidaknya kita bersama berproses di dalamnya.

Berikut pedoman resolusi kopi yang dapat kamu ikuti:

1. Mencoba Hal Baru

Ini bisa menjadi caramu untuk mengenal ragam kopi lebih luas. Coffeemates dapat memulai dengan mencoba satu menu kopi baru atau berkunjung ke satu kedai kopi baru sebulan sekali. Jika terbiasa minum kopi Ethiopia atau Brazil, kini saatnya memberi kesempatan bagi kopi-kopi lokal. Jika selalu berkeliling di Jakarta Selatan, mungkin ini saatnya melipir ke Barat. Jika terlalu lama berputar di pulau Jawa, inilah saat yang tepat untuk mengunjungi Makassar.

Bosan dengan nuansa kedai kopi di kota besar? Sampaikan salam hangat jika kamu berniat mengunjungi petani kopi di dataran tinggi Bajawa, Flores, sambil menikmati kopi di tepi perkebunan.

2. Beri Kesempatan Pada yang Hitam

Coffeemates, jika kamu termasuk penggemar kopi manis atau kopi susu, tahun ini cobalah beri kesempatan pada kopi hitam. Tak perlu langsung memaksa diri menikmati espresso, kamu dapat mencoba seduhan manual pilihan barista setiap berkunjung ke kedai kopi. Buka percakapan dengan barista yang bertugas dan diskusikan kopi seperti apa yang kamu suka. Niscaya, sang barista akan berusaha sebaik mungkin menyajikan kopi sesuai dengan seleramu. Karena sesungguhnya kopi hitam pun tak selalu pahit seperti kenyataan.

3. Belajar Lebih Banyak dan Eksplorasi Lebih Luas

Ini berlaku dalam tiap aspek kehidupan. Khususnya dalam dunia perkopian, banyak sekali hal yang dapat kamu gali. Mulai dari berdiskusi lebih banyak dengan beragam individu yang bergeliat di industri kopi hingga mengikuti kompetisi. Bagi para homebrewers kamu dapat mencoba membajak bar kopi sekaligus barista di kedai kesayanganmu untuk belajar teknik seduh baru atau pola latte art sederhana.

Pilihan lainnya bagi Coffeemates yang ingin lebih serius, kamu dapat mengikuti berbagai kelas barista hingga sertifikasi Q-Grader untuk mempersiapkan diri terjun lebih dalam ke dunia ‘hitam’. 

4. Minum Kopi Lebih Banyak dan Minum Lebih Banyak Jenis Selain Kopi

Cobalah berbagai macam kopi dari beragam origin, berbagai seduhan dari hasil sangraian yang sama, hasil kopi dari proses pengeringan berbeda, dan seduhan dari beragam kedai kopi dan rumah sangrai berbeda. Hal ini dapat memperluas pengetahuanmu akan citarasa kopi yang beragam. Selain itu kamu juga akan lebih memahami tiap warna dalam roda rasa.

Roda rasa atau lebih dikenal dengan nama flavor wheel.

Setelah mencoba terlalu banyak kopi, sisakan beberapa hari untuk mencicipi minuman lain. Ganti dengan wine, cascara, teh, atau kombucha. Selain menghindari kebosanan kamu juga perlu memperkenalkan citarasa selain kopi pada lidahmu. Siapa tau kamu bisa menjadi pencicip kopi seperti Gennaro Pelliccia dari Costa Coffee yang memiliki lidah senilai 10 juta poundsterling.

Gennaro Pelliccia si lidah emas.

5. Reduce, Reuse, Recycle

Berita gembira datang dari Perancis. Pada tahun 2016 Perancis menjadi negara pertama yang melarang penggunaan gelas, piring, dan segala perlengkapan makan dari plastik yang dapat digunakan sekali pakai, efektif pada tahun 2020. Kita bisa menjadi bagian dari perubahan baik ini, Coffeemates. Demi lingkungan yang lebih baik dan bumi yang lebih sehat.

Cara sederhana bisa dimulai dari membeli botol tumbler berkualitas baik yang dapat kamu gunakan terus menerus. Setiap kali kamu terburu-buru kamu bisa membawanya di dalam botol sendiri. Dengan begitu kamu tidak harus menggunakan gelas plastik/kertas yang pada akhirnya bertumpuk bersama sampah lainnya.

Untuk kedai-kedai kopi mungkin dapat memberikan alternatif lain agar tidak lagi menyajikan kopi atau makanan dalam kemasan sekali pakai. Karena jika kamu benar-benar cinta dengan kopi tentu kamu ingin turut serta menjaga bumi. Seperti yang kamu ketahui, pertumbuhan kopi sangat dipengaruhi oleh perubahan cuaca dan iklim. Mengurangi, menggunakan terus menerus, dan mendaur ulang adalah salah satu dari sekian banyak cara untuk menjaga lingkungan.

6. Bernafas dan Tersenyum

Bangunlah ritual baru di pagi hari. Pasang alarm 30 menit lebih awal dari biasanya. Lakukan yoga ringan dan bermeditasi sejenak untuk memperhatikan nafas dan menenangkan pikiran. Banyak psikologi yang sudah membuktikan bahwa meditasi dapat meningkatkan kinerja otak dan membantu untuk menghadapi pekerjaan yang penuh dengan tekanan.

Terlebih jika kamu seorang barista. Sebagai garda depan kedai kopi kamu harus berdiri berjam-jam sambil menghadapi berbagai macam jenis manusia yang kadang dapat membuat energi kamu terkuras habis di akhir hari. Jika pagimu dimulai dengan benar setidak-tidaknya kamu siap menghadapi hari dengan tenang. Hanya dibutuhkan tarikan nafas dalam dan senyum.

Bagaimanapun juga, kamu berhutang pada diri sendiri untuk memilih bagaimana cara menikmati hari-harimu. Ingat Coffeemates, kopi pun terasa lebih enak jika diseduh oleh barista yang memiliki suasana hati gembira dan dinikmati dengan penuh sukacita. Bersama secangkir kopi di tangan mari kita rayakan kehidupan dan menjalani tahun 2018 dengan penuh kedamaian.

 

(Sumber foto dari pexels.com, ourawesomeplanet.com, thechopracenter.com,

Tulisan disadur dari electriccityroasting.com dan coffeekind.com,

Tulisan dan suntingan oleh Lani Eleonora)

Related Post

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply