Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Coffee Toffee Indonesia menyelenggarakan sebuah acara bertajuk Bogor Coffee Festival. Diselenggarakan di main atrium Cibinong City Mall pada tanggal 6-7 Agustus 2016, acara ini mengangkat para petani di wilayah Bogor dengan memamerkan hasil panen petani kopi setempat melalui rangkaian lelang kopi, kompetisi barista, dan bincang-bincang (talkshow).

Poster (Square) Bogor Coffee Festival 2016

Bogor Coffee Festival dilaksanakan selama 2 hari, yaitu pada hari Sabtu dan Minggu (6-7 Agustus). Pada 6 Agustus, Bogor Coffee Festival akan diresmikan dan dibuka oleh sambutan dari Bupati Kab. Bogor Hj. Nurhayanti, M.Si.

Di hari yang sama, akan ada Lelang Kopi Charity. Ajang ini mengundang para peserta undangan untuk melakukan bidding dari kopi-kopi yang akan ditampilkan; yaitu 6 jenis kopi single-origin robusta dan 1 jenis kopi single-origin arabika. Kepala Dinas Pertanian & Kehutanan Kab. Bogor, Ir. Siti Nurianty, juga akan memandu diskusi tentang potensi kopi Bogor dalam sesi bertajuk “Bangga Kopi Bogor”.

Sambutan Ibu Kepala Dinas Pertanian & Kehutanan Kab Bogor

Kepala Dinas Pertanian & Kehutanan Kab. Bogor, Ir. Siti Nurianty, turut memandu rangkaian pra-acara Bogor Coffee Festival, Coffee Tour, 23-24 Juli lalu.

Hari kedua (7/8), rangkaian acara kompetisi barista akan meramaikan Bogor Coffee Festival. Para barista diwajibkan untuk mengolah biji kopi Bogor yang telah disediakan menjadi minuman kopi berkelas. Terdapat pula sesi bincang-bincang yang membahas tren kedai kopi, dalam diskusi bertajuk “Coffee Shop & Lifestyle”.

Tidak melulu soal kopi, Bogor Coffee Festival akan dibuka dengan tari tradisional Bogor. Artis-artis ibukota seperti Anisa Rahma, Tika Sakuramoto, Ricky Wattimena juga akan meramaikan acara ini.

Pada 23-24 Juli lalu, Bogor Coffee Festival telah lebih dulu mengadakan Coffee Tour (wisata kopi) ke kebun kopi di Tanjungsari dan Sukamakmur. Pra-acara ini mengundang sejumlah buzzer, fotografer, serta influencer untuk merasakan sendiri bagaimana industri kopi dimulai dari hulu ke hilirnya; mulai dari memilah dan memilih biji kopi yang baik untuk dipanen, memasak dan menyeduh kopi hasil panen sendiri, hingga mendengarkan kisah-kisah para petani dan warga setempat yang mengandalkan hasil panen mereka untuk kebutuhan sehari-hari mereka.

Penyuluhan Bibit Kopi

Penyuluhan mengenai bibit kopi pada pra-acara Bogor Coffee Festival, Coffee Tour, 23-24 Juli lalu.

Melalui rangkaian festival kopi ini, pengunjung diajak mengenal kopi Bogor lebih dalam dari berbagai aspek; mulai dari kesehatan, lifestyle, ekonomi, hingga ke partisipasi dan kontribusi Pemerintah dalam memajukan produksi baik secara kualitas maupun kuantitas dari biji kopi Bogor.

Penanaman Bibit Kopi Sukamakmur

Penanaman bibit pada pra-acara Bogor Coffee Festival, Coffee Tour, 23-24 Juli lalu.


Berdasarkan rilis pers Bogor Coffee Festival,
disunting oleh Klara Virencia.

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply