Menjadi ajang kompetisi manual brewing  khusus alat seduh V60 berskala nasional pertama di Indonesia, ‘Battle of Brewers’ (BOB) 2016 berhasil menjaring 81 peserta dari seluruh Indonesia. Barista asal Bekasi, Sanda Dwi Oktafianto, keluar sebagai pemenang dan akan berangkat ke Seoul International CafeShow di Korea Selatan, 10-13 November 2016 nanti.

The championship of BOB V60 is @sandaoktafianto ! Congrats! ?? #JACOWEEK2016 #JAKARTACOFFEEWEEK2016 #BOB #ABCDcoffee #HYPEID2016

A photo posted by JKT Coffee Week 2016 (@jktcoffeeweek) on

Di babak final, Sanda berhadapan dengan Hadid Fardhan (Padang) dan Arif (Sidoarjo). Menggunakan beans West Java Malabar olahan Smoking Barrels, ketiganya punya waktu lima menit untuk mengekstrak biji pilihan tersebut dengan metode V60 variasi masing-masing.

Menyadur sistem penjurian serupa dengan ajang ALASKADABRA 2016 di hari sebelumnya, BOB 2016 menghadirkan Mirza Luqman (Q Grader tersertifikasi), John Chendra (juri tersertifikasi World Barista Championship), dan Shae MacNamara (finalis World Coffee in Good Spirits Championship 2016). Tak seperti pada ajang ALASKADABRA, kali ini para juri satu suara dalam menentukan pemenang. Ketiganya kompak menunjuk kopi suguhan Sanda.

mirza-luqman-on-bob-2016

Mirza Luqman, Q Grader tersertifikasi & juri ‘Battle of Brewers’ (BOB) 2016.

Acidity-nya tuh enak banget. Acidity-nya tuh kayak lemon, orange. Terus juga, flavour-nya ada sedikit buah tropis. Buah tropis kayak semacam—saya rasa itu anggur. Aftertaste-nya saya suka banget, clean,” papar Mirza Luqman, memaparkan keunggulan cita rasa kopi pemenang pilihan ketiga juri. “Jadi ya, layak jadi juara.”

Semenjak saat brewing, Sanda sudah mencuri perhatian. Sementara Hadid & Arif menggunakan teknik tuang melingkar (circular motion), Sanda konstan melakukan teknik tetes (dripping). Tidak tanggung-tanggung, ia melakukan dripping sampai sisa waktu 30 detik terakhir.

Teknik ini, menurut Mirza Luqman, cenderung membuat rasa kopi lebih intens.

“Kalau diteteskan kopi itu akan terlarutnya perlahan. Dan juga airnya juga akan semakin cool dan semakin dingin gitu,” jelas Mirza, pasca pengumuman pemenang,  Minggu (16/10). “Itu yang menyebabkan rasanya jadi lebih intens.”

Manual brewing throwdown ‘BOB’ 2016 ini merupakan bagian dari pameran Jakarta Coffee Week 2016, binaan ABCD School of Coffee, yang terselenggara pada 15-16 Oktober 2016 di HYPE Jakarta. Mengusung tagline ‘Where The Industry Comes To Play‘, Jakarta Coffee Week 2016  merangkum hiruk pikuk antusiasme pecinta kopi di ibukota melalui lomba seduh manual (manual-brewing) ‘BOB’ dan lomba seni latte (latte-art) ‘ALAS-KADABRA’ berskala nasional.

(Foto-foto disadur dari akun instagram Jakarta Coffee Week 2016;
liputan & tulisan oleh Klara Virencia.)

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply