Usai melewati ketegangan penyisihan semifinal hari Jumat (7/4), para finalis Indonesia Coffee Events (ICE) 2017 akan memperebutkan gelar juara nasional sekaligus tiket berangkat ke kompetisi barista dunia pada Sabtu (8/4) hari ini. Dari 48 barista yang masuk babak semifinal, kini 22 peserta akan bertanding di babak final.

Sebanyak 6 peserta di cabang Indonesia Barista Championship (IBC), 6 peserta di cabang Indonesia Latte Art Championship (ILAC), serta 6 peserta di cabang Indonesia Brewers Cup (IBrC) dan 4 peserta di cabang Indonesia Cup Tasters Championship (ICTC) akan memperebutkan posisi juara di babak final ICE 2017.

Kedai kopi yang memiliki peserta paling banyak lolos ke babak final adalah Common Grounds, berbasis di Jakarta, Bandung dan Surabaya, dengan 6 orang peserta.  Sejak babak penyisihan, total peserta yang dikirim oleh afiliasi Common Grounds, PT. Republik Kopi,  dan PT. Kopi Nusantara adalah 15 orang peserta, terdiri dari 3 orang peserta di babak penyisihan Timur dan 12 orang peserta di babak penyisihan Barat.

Di semua cabang kompetisi, Juara I dari regional Barat dan Timur masing-masing berhasil lolos ke babak final setelah menempuh babak semifinal bersama 10 peserta lain dari babak penyisihan.

Babak final ICE 2017 kali ini turut jadi panggung unjuk kemampuan bagi 4 orang peserta perempuan. Di masing-masing cabang, terdapat 1 peserta perempuan yang ikut merebut gelar juara di babak final. Sementara itu, satu-satunya cabang yang memiliki peserta independen di babak final adalah Indonesia Brewers Cup (IBrC).

Berikut adalah nama-nama mereka yang lolos ke final dari masing-masing cabang kompetisi.

1) Indonesia Barista Championship (IBC) 2017
Dengan waktu tampil 15 menit, para peserta di penyisihan IBC 2017 diminta untuk menyajikan masing-masing 4 cangkir untuk 3 jenis minuman: espresso, milk-based drink dan signature drink. Para finalis nasional IBC 2017 adalah:

  • Raymond Ali (Luthier Coffee – Palembang)
  • Jonathan Kevin Perwata (Coarse & Fine Coffee – Tangerang)
  • Yessylia Violin Angkasa (PT. Republik Kopi Indonesia)
  • Otto Hidori (Curious People Roastery – Jakarta)
  • Jimmy Halim (Common Grounds Surabaya)
  • Yoshua Tanu (Common Grounds Jakarta)

Para finalis Indonesia Barista Championship (IBC) 2017.

2) Indonesia Latte Art Championship (ILAC 2017)
Dalam bentuk tiga jenis minuman yakni free pour latte, designer’s latte, dan free pour espresso macchiato, peserta diminta untuk membuat enam cangkir latte art dalam waktu 8 menit. Para finalis nasional ILAC 2017 adalah:

  • Robby Firlian (St. Ali Jakarta)
  • Evelyne Yamin (Common Grounds Coffee Roaster – Jakarta)
  • Ahmad Chusairi (Starbucks Jakarta)
  • Indra Budiman (Common Grounds Bandung)
  • Ovie Kurniawan (Common Grounds Bandung)
  • Restu Sadam Hasan (Hungry Bird Coffee – Canggu, Bali)

Para finalis Indonesia Latte Art Championship (ILAC) 2017.

3) Indonesia Brewers Cup (IBrC) 2017
Sama dengan seleksi di babak semifinal, seluruh peserta harus menyeduh sembari mempresentasi seduhannya dengan format ‘Open Service’ dalam waktu 10 menit untuk merebut gelar juara di babak final. Para finalis nasional IBrC 2017 adalah:

  • Harison Chandra (Ottoman’s Coffee – Jakarta)
  • Vionna Austine Shadily (Ombe Kofie – Jakarta)
  • Andi Fachri (INDEPENDEN)
  • Hiro Panji Lesmana (Common Grounds Jakarta)
  • Rendy Anugrah Mahesa (Coffeesmith Jakarta)
  • Michail Seno Ardabuana (Eleven Elephants – Canggu, Bali)

Para finalis Indonesia Brewers Cup (IBrC) 2017.

4) Indonesia Cup Tasters Championship (ICTC) 2017
Sebagai cabang lomba yang menuntut kepekaan lidah untuk membedakan rasa kopi dari berbagai cangkir, ketepatan dan kecepatan menebak adalah segalanya di sini. Di cabang kompetisi yang paling banyak memikat penonton ini, setiap peserta harus menebak 8 cangkir dengan rasa ‘paling beda’ dalam waktu sesingkat-singkatnya. Para finalis nasional ICTC 2017 antara lain:

  • Harwoto (Anomali Coffee – Jakarta) dengan nilai 8/8 dalam waktu 2 menit 36 detik,
  • Ardy Maulana (Office Coffee – Banjarmasin) dengan nilai 8/8 dalam waktu 2 menit 57 detik,
  • Dimas Juliannur Fajar (Segitiga Coffee – Pontianak) dengan nilai 8/8 dalam waktu 3 menit,
  • Jane Sugianto (SF Roastery Coffeelab – Bandung) dengan nilai 8/8 dalam waktu 3 menit 44 detik.

Para finalis Indonesia Cup Tasters Championship (ICTC) 2017.

Dari masing-masing cabang kompetisi, akan dipilih seorang juara nasional ICE 2017 untuk bertanding ke ajang kejuaraan barista sedunia: World Barista Championship (WBC) di Korea Selatan; World Brewers Cup (WBrC), World Latte Art Championship (WLAC) dan World Cup Taster Championship (WCTC) di Budapest, Hungaria.

Mari, Coffeemates, saksikan langsung penentuan juara nasional ICE 2017 di  babak final hari Sabtu (8/4) ini, bertempat di Hall B3 JIExpo Kemayoran, beriringan dengan pameran Food & Hotel Indonesia 2017, mulai pukul 9 pagi.

Coffeemates juga dapat menyaksikan pengumuman pemenang ICE 2017 pukul 16.00 nanti via livestreaming di instagram @kopikini,
& mengikuti laporan terkini ICE 2017 via twitter @kopikini.

(Tulisan oleh Lani Eleonora & Klara Virencia;
suntingan oleh Klara Virencia.

Foto-foto oleh Andreansyah Dimas.)

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply