Melihat antusiasme para penikmat kopi di Indonesia dan menjamurnya kedai kopi di berbagai daerah, Toby Smith ingin terlibat di dalamnya. Tidak ingin kafenya ada sekadar sebagai tambahan pilihan, Toby menghadirkan Toby’s Estate Coffee untuk pertama kalinya di Indonesia sebagai angin segar bagi industri kopi spesial (specialty coffee) di negeri ini.

“Kecenderungannya, industri kopi spesial seringkali mengintimidasi. Industri ini, seperti di beberapa industri lain seperti industri wine, bisa jadi agak snob. Orang-orang jadi agak kelewat batas,” ujar Toby, saat pembukaan kafe Toby’s Estate yang pertama di Indonesia, Desember 2016 lalu. “Kami juga serius soal kopi kami. Serius, dengan cara yang menyenangkan. Ini yang berusaha kami bawa ke Indonesia.”

Toby’s Estate menyajikan biji-biji kopi dari Guatemala, Brazil, Kuwait hingga Indonesia sebagai pilihan. Setelah mengelilingi Indonesia dari pojok Sumatra, Jawa, hingga Bali untuk memahami karakter kopi Indonesia lebih dalam, Toby pun memperkenalkan biji kopi Indonesia melalui seluruh gerai Toby’s Estate. Toby sendiri terkesima dengan keanekaragaman pilihan biji kopi Indonesia.

Toby Smith, pendiri Toby’s Estate Coffee Roasters, memberikan sambutan di acara pembukaan Toby’s Estate pertama di Indonesia, Sabtu (10/12) lalu.

Toby Smith (kanan) memaparkan variasi minuman kopi yang disajikan bersama pelatih senior para barista Toby’s Estate, Tom Hespe (kiri).

“Indonesia sangat beruntung. Tidak sekadar punya kopi-kopi kualitas tinggi, kopi-kopi yang tumbuh ini aneka varietas,” papar Toby.

Selain kedai kopi, jumlah individu yang mulai belajar mengenai kopi pun semakin meningkat. Menyadari hal ini, Toby melihat Indonesia terlihat sebagai pasar yang sangat menarik.

Pasar konsumen di Indonesia sedang tumbuh-tumbuhnya,” lanjut Toby. “Makin banyak kafe buka. Makin banyak roasters bermunculan. Makin banyak orang yang belajar di kelas-kelas kopi dan apresiasi kopi. Semua orang terlibat di sini.”

Jika berkunjung ke gerainya, terlihat Toby’s Estate dibuat senyaman dan sefleksibel mungkin bagi pengunjung dengan kebutuhan berbeda. Mau di dalam atau di luar ruangan? Ingin duduk bersantai dengan teman-teman? Atau, sendiri di meja bar sambil khusyuk menikmati kopi dan berbincang dengan barista? Tinggal pilih sesuai selera. Tidak hanya kopi, pengunjung juga dimanjakan dengan menu sarapan, makan siang, juga makan malam yang dijamin kualitasnya.

Berawal dari Wooloomooloo, Sydney, Australia, Toby pertama kali membuka gerai kopinya di tahun 2001. Perlahan, Toby’s Estate berkembang dan menjalar ke Asia, Amerika, Afrika, hingga akhirnya Indonesia pada 10 Desember 2016 lalu. Terletak di Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Toby membawa ritual minum kopi di pagi hari ke level yang lebih serius. Dengan bangga, Toby memperkenalkan  mesin espresso andalannya, Mavam.

“Mesin kopi ini merupakan yang pertama di negeri ini,” ujar Toby.

Jangan tanya berapa harga mesinnya, nikmati saja sajian kopinya. Selain pemilihan mesin yang tepat, Toby’s Estate juga menjamin kualitas kopi mereka melalui perkebunan kopi eksklusif yang sangat memperhatikan proses awal pemilihan biji kopi.

Jika kita banyak mendengar cerita inspiratif dari banyak sekali individu yang memutuskan meninggalkan hidup yang telah sangat dikenalnya untuk mengejar mimpi di mana ketidakpastian adalah teman perjalanan, kisah Toby pun penuh inspirasi.

Setelah mengakhiri karirnya sebagai seorang pengacara lebih dari 15 tahun yang lalu, Toby kemudian memilih berkelana hingga ke sudut-sudut Amerika Selatan untuk memahami kopi lebih dalam. Toby menghabiskan waktu belajar di berbagai kebun kopi di Brazil, Guatemala, dan Kolombia, untuk menanam kopi, memanggang, hingga meraciknya sampai ke cangkir. Usai berkelana,  Toby menyempurnakan teknik dan menguasai seni specialty coffee di dalam garasi rumah ibunya.

Tanpa harus merasa terintimidasi dengan kesan eksklusif dari specialty coffee, Toby’s Estate menyediakan ruang untuk bertanya bagi setiap penikmat kopinya. Toby menjanjikan, jajaran baristanya akan selalu siap menjawab pertanyaan soal kopi dengan tangan terbuka.

“Pelanggan bisa mendekati staf-staf kami, dengan jaminan bahwa mereka akan diterima dengan hangat,” ujar Toby. ”Sekalipun, mereka menanyakan pertanyaan-pertanyaan usil seperti ‘apa itu mikrolot?'”

Gerai mewah Toby’s Estate boleh jadi ada di 23 kota yang tersebar di 6 negara. Tetap saja, hal sederhana seperti senyum pelanggan saat menerima secangkir kopilah yang membuat Toby Smith terus mencintai kopi.

(Tulisan oleh Lani Eleonora;
suntingan oleh Klara Virencia;

foto oleh Clarissa Eunike;
suntingan foto oleh Andreansyah Dimas./)

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply