Tak perlu pusing-pusing berjuang melawan kemacetan untuk cicipi kopi berbagai kedai di Jakarta, Coffeemates. Akhir minggu ini, kedai-kedai kopi dan roastery ibukota akan berkumpul di Coffee Village.

Di bazaar kopi dari ICE 2017 Western Championships ini, kedai-kedai kopi dan roastery ibukota akan siaga menyajikan 5000 cangkir kopi gratis bagi para pengunjung.

Ketua Pelaksana ICE 2017, Cindy Herlin Marta, menyatakan bahwa Coffee Village menjadi persembahan eksibisi kopi pertama dari Barista Guild of Indonesia (BGI).

“Coffee Village di sini terinspirasi dari lifestyle ‘cafe-hopping’ orang Jakarta,” jelas Cindy Herlin Marta, yang juga menjabat sebagai sekretaris BGI. Tahun ini, BGI hadir sebagai penyelenggara rangkaian acara ICE 2017.

“Karena semakin banyak coffee shop dan roastery, kita pengin bawa itu semua di satu tempat,” imbuh Cindy. “Jadi pengunjung nggak perlu takes time nyamperin ke kedai masing-masing.”

Ketua ICE 2017, Cindy Herlin Marta, juga menjabat sebagai sekretaris asosiasi profesi Barista Guild Indonesia (BGI).

Bazaar Coffee Village akan digelar pada 11-12 Februari 2017 di Kuningan City, Jakarta. Sementara itu, rangkaian kompetisi barista nasional yang terangkum dalam ICE 2017 Western Championships, 9-12 Februari 2017 mendatang di Kuningan City Mall, Jakarta akan menguji kepiawaian barista-barista dari Barat. Selama empat hari, ajang kompetisi ini menampilkan barista-barista dari daerah Sumatera, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, & Kalimantan.

Rangkaian kompetisi barista ini akan terdiri dari empat cabang lomba; yakni Indonesia Barista Championship (IBC), Indonesia Brewers Cup (IBrC), Indonesia Latte Art Championship (ILAC), & Indonesia Cup Tasters Championship (ICTC). Masing-masing cabang menuntut keahlian yang berbeda-beda dari para pesertanya.

Menurut Ketua ICE 2017 Cindy Herlin Marta, rangkaian kompetisi ini berperan penting dalam meningkatkan industri kopi tanah air. Saat ini, Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia, serta satu-satunya negara yang seluruh daerahnya dapat ditumbuhi kopi.

Tahun ini merupakan tahun pertama Barista Guild Indonesia menjadi penyelenggara rangkaian acara Indonesia Coffee Events (ICE). Mengangkat tema “Best for The World”, BGI memiliki misi agar rangkaian kegiatan tahun ini dapat meningkatkan kualitas dan peringkat barista Indonesia di tingkat dunia. Sebelumnya, rangkaian acara yang merupakan bagian dari ajang lomba barista dunia World Coffee Events (WCE) ini rutin diorganisir oleh Asosiasi Kopi Spesialti Indonesia AKSI/SCAI. Untuk tahun ini, BGI menargetkan agar barista juara dari Indonesia dapat meraih posisi 10 besar di kompetisi tingkat dunia.

Desember lalu, ICE 2017 telah menggelar penyisihan untuk barista-barista dari wilayah Timur lewat ajang Eastern Championships di Sanur, Bali. Para pemenang Regional  Barat & Timur akan melaju ke babak final nasional untuk memperebutkan gelar juara pada 5 – 8 April 2017 di  Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta.

Juara nasional ICE 2017 dari keempat cabang kompetisi akan diberangkatkan untuk bertanding ke ajang kejuaraan barista sedunia: World Barista Championship (WBC) di Seoul, Korea Selatan; World Brewers Cup (WBrC), World Latte Art Championship (WLAC) dan World Cup Taster Championship (WCTC) di Budapest, Hungaria.

(Suntingan oleh Klara Virencia.)

Kopikini

About Kopikini

Mari bicara kopi.

Leave a Reply