Apa Itu Butterscotch Sea Salt Latte?
Butterscotch sea salt latte adalah minuman berbasis espresso dan susu yang dipadukan dengan sirup butterscotch, kemudian diberi sentuhan garam laut untuk memperkuat karakter rasa manis-gurih yang seimbang. Secara kategori, minuman ini termasuk dalam flavored latte atau signature latte, yaitu varian kopi yang menggunakan bahan tambahan aroma dan rasa untuk menciptakan pengalaman yang lebih indulgent dan dessert-like dibanding latte klasik.
Popularitas butterscotch sea salt latte meningkat di banyak coffee shop karena minuman ini mudah diterima oleh konsumen yang menyukai minuman manis, creamy, serta visual yang menarik untuk keperluan konten media sosial. Di sisi lain, kombinasi butterscotch dan garam laut juga membuat minuman ini semakin menarik bagi pencinta dessert dan pastry, karena profil rasanya mengingatkan pada permen butterscotch, salted caramel, atau toffee praline.
Asal Usul dan Inspirasi Flavor Butterscotch Sea Salt
Untuk memahami butterscotch sea salt latte, kita perlu mengetahui asal-usul dari komponen rasa yang membentuk minuman tersebut. Butterscotch pertama kali populer di Inggris pada abad ke-19 sebagai permen berbahan dasar gula, mentega, dan kadang krim. Rasanya manis, sedikit smoky dari gula karamel, dan creamy dari mentega.
Ketika tren culinary modern berkembang, butterscotch diadaptasi ke berbagai produk seperti saus, sirup, es krim, dan topping dessert. Sementara itu, penggunaan sea salt sebagai “contrast enhancer” dalam pastry mulai meningkat setelah tren salted caramel merevolusi dunia dessert sekitar tahun 2008–2010. Garam laut dianggap mampu:
-
menyeimbangkan rasa manis
-
memperkuat aroma
-
memberikan complexity pada flavor profile
Dalam dunia minuman kopi, penggunaan sea salt dipopulerkan oleh gelombang minuman cheese foam dan cream foam tea dari Taiwan dan Jepang, yang membuat konsumen Asia terbiasa dengan konsep minuman manis dengan sentuhan asin ringan di permukaan.
Butterscotch sea salt latte lahir dari perpaduan dua tren tersebut: butterscotch dessert + sea salt beverage topping.
Bahan Utama dalam Butterscotch Sea Salt Latte
Untuk menjelaskan butterscotch sea salt latte secara teknis, berikut komponen yang membentuk minuman ini:
1. Espresso
Sebagai fondasi rasa bitter dan aromatik. Espresso memberikan struktur yang kuat sehingga tidak kalah oleh sweetness dari sirup butterscotch.
2. Susu
Memberikan texture creamy, body full, serta membantu membalansikan profil rasa. Jenis susu yang digunakan dapat memengaruhi hasil akhir, seperti:
-
whole milk untuk tekstur lebih creamy
-
low fat milk untuk versi lebih ringan
-
oat milk untuk versi lebih nutty
-
almond milk untuk versi dairy-free
3. Sirup Butterscotch
Sebagai elemen manis dan buttery. Sirup ini membawa aroma toffee, caramel, dan butter notes yang menjadi highlight utama.
4. Sea Salt
Berfungsi sebagai flavor enhancer. Garam laut menambah contrast yang membuat sweetness terasa lebih kompleks dan tidak monoton.
5. Whipped Cream (Opsional)
Tambahan topping untuk memperkuat kesan dessert dan memberi experiential layer pada konsumen.
Untuk versi iced, es batu menjadi bagian penting untuk memberikan mouthfeel yang segar.
BACA JUGA : Coffee Shop Solo: Rekomendasi Tempat Ngopi Terbaik
Profil Rasa dan Sensory Experience
Salah satu alasan mengapa butterscotch sea salt latte menjadi minuman yang populer adalah karena karakter sensory-nya yang kaya namun tetap mudah dinikmati. Secara garis besar, profil yang muncul adalah:
✔ Manis Buttery
Aroma gula karamel dan butter memberikan kesan hangat dan indulgent.
✔ Creamy Body
Kombinasi susu dan whipped cream (opsional) menambah tekstur lembut.
✔ Complexity dari Sea Salt
Sea salt bekerja untuk memotong sweetness dan memberi kontras gurih.
✔ Bitterness Espresso
Espresso menjadi backbone agar minuman tidak terlalu manis dan tetap memiliki karakter kopi.
Bagi peminum kopi yang kurang suka bitterness tinggi, minuman ini menjadi gateway cocok untuk mengenal espresso-based beverages.
Hot vs Iced: Dua Versi Butterscotch Sea Salt Latte
Dalam coffee shop, butterscotch sea salt latte tersedia dalam dua varian utama:
Hot Version
Versi panas menonjolkan aroma butterscotch dan memberikan sensasi creamy yang lebih tebal. Ideal dinikmati pada cuaca dingin atau saat ingin minuman comfort.
Iced Version
Versi iced lebih refreshing dan memberikan contrast lebih jelas antara milk, espresso, dan sea salt. Minuman ini juga lebih instagramable, sehingga cocok untuk coffee shop yang ingin menarik pelanggan yang memburu konten visual.
Menariknya, iced version umumnya menjadi menu yang lebih laku dalam konteks coffee shop modern di Asia Tenggara.
Varian dan Modifikasi Menu untuk Coffee Shop
Sebagai menu signature, butterscotch sea salt latte dapat dikembangkan menjadi beberapa varian turunan, misalnya:
Butterscotch Sea Salt Frappe
Menggunakan metode blended untuk variasi dessert beverage yang lebih tebal dan manis.
Butterscotch Sea Salt Affogato
Menambahkan satu scoop ice cream vanilla dan espresso shot.
Butterscotch Sea Salt Cold Foam
Memanfaatkan cold foam dengan bubuk sea salt sebagai topping premium.
Non-Coffee Version
Menggantikan espresso dengan matcha atau chocolate untuk segmen non-coffee consumer.
Varian ini menarik bagi coffee shop karena bisa:
✔ memperluas target pasar
✔ meningkatkan margin
✔ memperpanjang lifecycle menu
✔ mendukung seasonal campaign
BACA JUGA : Kopi Luwak Terbuat dari Apa? Proses, Asal, dan Fakta
Cara Membuat Butterscotch Sea Salt Latte di Rumah
Untuk versi rumahan, bahan yang dibutuhkan meliputi:
-
1 shot espresso
-
200 ml susu
-
20–30 ml sirup butterscotch
-
sea salt (pinch)
-
whipped cream (opsional)
-
es batu (untuk iced)
Cara Membuat (Iced)
-
Siapkan gelas berisi es.
-
Tuang sirup butterscotch ke dasar gelas.
-
Tambahkan susu dingin.
-
Tuangkan espresso shot di atasnya.
-
Tambahkan whipped cream dan sea salt topping.
-
Sajikan segera.
Cara Membuat (Hot)
-
Campur espresso dan sirup butterscotch.
-
Steam susu hingga microfoam terbentuk.
-
Tuang ke dalam cangkir.
-
Tambahkan sea salt sprinkle pada surface.
Metode ini bisa dimodifikasi sesuai preferensi sweetness dan intensity.
BACA JUGA : Spanish Latte: Rasa, Bahan, dan Bedanya dengan Latte
Tips Barista untuk Menghasilkan Rasa Lebih Seimbang
Untuk menghasilkan butterscotch sea salt latte yang baik, barista perlu memperhatikan:
✔ Sweetness Level
Gunakan takaran sirup yang tidak overpowering.
✔ Salt Precision
Penggunaan sea salt harus konservatif agar tidak menghilangkan karakter kopi.
✔ Milk Temperature
Untuk versi hot, rekomendasi temperature 55–65°C agar flavor tidak rusak.
✔ Coffee Blend
Kopi yang cocok umumnya medium roast dengan caramel atau nutty notes.
✔ Visual Layering
Untuk iced, layering meningkatkan daya tarik visual.
Dalam kompetisi latte art, minuman ini jarang digunakan karena adanya sirup dan foam nonstandard, tetapi tetap relevan dalam konteks coffee shop business & menu innovation.
Kenapa Minuman Ini Menjadi Menu Favorit Coffee Shop?
Ada beberapa alasan mengapa banyak coffee shop menjadikan butterscotch sea salt latte sebagai menu signature:
-
Market Friendly
Tidak terlalu pahit sehingga mudah diterima konsumen non-coffee. -
Instagramable
Versi iced memberikan visual layer yang bagus untuk foto dan video. -
Margin Tinggi
Butterscotch syrup + sea salt adalah komponen yang relatif murah tetapi meningkatkan perceived value minuman. -
Seasonal Flexibility
Bisa dijadikan menu musiman (winter/fall menu) atau limited edition. -
Broad Target Segment
Cocok untuk pelajar, pekerja, hingga dessert lover.
Bagi pelaku bisnis coffee shop, ini adalah contoh menu flavored latte yang efektif dari sisi komersial.
Kesimpulan Butterscotch sea salt latte
Dalam dunia minuman kopi modern, butterscotch sea salt latte adalah perpaduan antara teknik espresso dan inspirasi dessert yang menghasilkan rasa manis, creamy, dan memiliki kontras gurih yang menarik. Kombinasi butterscotch dan sea salt memberikan kompleksitas rasa yang cocok bagi konsumen pemula maupun pecinta minuman manis, sementara karakter espresso tetap memberikan backbone yang balance. Selain aspek sensory, minuman ini juga populer dalam industri coffee shop karena memiliki margin tinggi, mudah dimodifikasi, serta mampu menarik pelanggan melalui daya tarik visual dan rasa yang approachable.
FAQ Butterscotch Sea Salt Latte
1. Apa itu butterscotch dalam minuman?
Butterscotch adalah flavor yang berasal dari gula dan mentega yang dikaramelisasi sehingga menghasilkan rasa manis buttery seperti permen toffee.
2. Apakah butterscotch sea salt latte mengandung kopi?
Ya, minuman ini umumnya menggunakan espresso sebagai base, tetapi ada versi non-coffee yang memakai matcha atau cokelat.
3. Sea salt pada minuman fungsinya untuk apa?
Sea salt berfungsi menyeimbangkan sweetness sekaligus memperkuat aroma dan kompleksitas rasa.
4. Apakah minuman ini terlalu manis?
Karena ada sea salt sebagai balancer, rasa tidak menjadi overly sweet jika dibuat dengan proporsi tepat.
5. Bisa dibuat tanpa mesin espresso?
Bisa, menggunakan metode seperti moka pot, kopi instan premium, atau espresso capsule.

